Bahaya Mengonsumsi Coklat Berlebihan

Coklat adalah salah satu jenis makanan yang sangat disukai oleh semua orang. Bagaimana tidak, rasanya yang manis dan mudah meluber di lidah akan sangat memanjakan indra perasa. dibalik rasanya yang manis coklat dipercaya memiliki berbagai manfaat. Manfaat tersebut tidak hanya bagi kesehatan, namun juga dapat memperbaik keadaan psikologi dari seseorang. Manfaat-manfaat tersebut sangat banyak digunakan untuk kepentingan dalam penjualan sebuah produk atau dengan kata lain iklan. Namun tahukah anda, bahwa ternyata coklat juga menyimpan berbagai bahaya bagi kesehatan bahkan hingga pada psikologi seseorang? Berikut bahaya mengonsumsi coklat berlebihan.

  • Menyebabkan Depresi dan Kecemasan
    Memakan coklat dengan jumlah yang wajar memang benar dapat mengubah mood dan suasana hati seseorang. Bahkan untuk beberapa pecinta coklat, dengan melihat coklat saja mereka sudah bisa merasakan kesenangan tersendiri. Namun faktanya jika anda mengonsumsi coklat secara berlebihan maka anda akan menjadi semakin agresif dan dapat merasa depresi dan kecemasan untuk permasalahan-permasalahan anda.
  • Menyebabkan Obesitas
    Sudah bukan rahasia lagi, bahwa coklat dapat meningkatkan berat badan anda dengan drastis dalam waktu yang cukup singkat. Perubahan berat badan yang drastis tentu tidak akan memberikan efek kesehatan yang baik bagi tubuh anda. Oleh karena itu, batasi konsumsi coklat untuk menjaga berat bada proporsional anda.
  • Kerusakan pada Gigi
    Rasa manis pada coklat tersebut tentunya biasa ditambahkan dengan gula. Coklat yang dikonsumsi akan terasa sedikit melekat di gigi anda dan gula dalam kandungan coklat tersebut dapat menjadi sarang untuk berkembangnya kuman di rongga mulut anda. Bersihkanlah selalu mulut anda sesaat setelah selesai mengonsumsi coklat.

Dan sebenarnya masih banyak lagi bahaya kesehatan dan psikologi yang mungkin disebabkan oleh coklat. Namun, penulis hanya mencantumkan 3 bahaya diatas karena 3 bahaya tersebut yang paling sering dirasakan akibat mengonsumsi coklat berlebihan.